Jasa Geolistrik Air Tanah Tanah Laut

By | 2 Oktober 2019
No ratings yet.

Jasa Geolistrik Air Tanah Tanah Laut

Jasa Geolistrik Air Tanah Tanah Laut Terbaik

METODE GEOLISTRIK

Geolistrik merupakan  metode geofisika yang bertujuan mengetahui sifat-sifat kelistrikan lapisan batuan di bawah permukaan tanah bersama dengan cara menginjeksikan arus listrik ke di dalam tanah. Geolistrik merupakan salah satu metode geofisika aktif, gara-gara arus listrik berasal berasal dari luar sistem. Tujuan utama berasal dari metode ini sebenarnya adalah mencari resistivitas atau tahanan style dari batuan. Resistivitas atau tahanan type adalah besaran atau parameter yang memperlihatkan tingkat hambatannya terhadap arus listrik . Batuan yang miliki resistivitas makin besar, tunjukkan bahwa batuan selanjutnya susah untuk dialiri oleh arus listrik. Selain resistivitas batuan, metode geolistrik juga sanggup dipakai untuk memilih sifat-sifat kelistrikan lain layaknya potensial diri dan medan induksi.

Resistivitas batuan mampu diukur bersama dengan memasukkan arus listrik ke dalam tanah melalui 2 titik elektroda di permukaan tanah dan 2 titik lain untuk mengukur beda potensial di permukaan yang sama. Hasil pengukuran geolistrik sanggup berupa peta sebaran tahanan tipe baik dengan tipe mapping atau horisontal maupun sounding atau kedalaman. Hasil pengukuran geolistrik mapping maupun sounding sesuai bersama dengan kebutuhan diadakannya akuisisi data dan juga model konfigurasi yang digunakan.

Penggunaan geolistrik pertama kali dikerjakan oleh Conrad Schlumberger terhadap tahun 1912. Geolistrik merupakan tidak benar satu metoda geofisika untuk mengetahui perubahan tahanan jenis susunan batuan di bawah permukaan tanah bersama dengan cara mengalirkan arus listrik DC (‘Direct Current’) yang mempunyai tegangan tinggi ke dalam tanah. Injeksi arus listrik ini manfaatkan 2 buah ‘Elektroda Arus’ A dan B yang ditancapkan ke didalam tanah dengan jarak tertentu. Semakin panjang jarak elektroda AB bakal mengakibatkan aliran arus listrik dapat menembus susunan batuan lebih dalam.

Dengan adanya aliran arus listrik berikut maka akan mengundang tegangan listrik di di dalam tanah. Tegangan listrik yang terjadi di permukaan tanah diukur dengan  penggunakan multimeter yang mengakses lewat 2 buah ‘Elektroda Tegangan’ M dan N yang jaraknya lebih pendek dari pada jarak elektroda AB. Bila posisi jarak elektroda AB diubah jadi lebih besar maka tegangan listrik yang berjalan pada elektroda MN ikut berubah cocok bersama dengan Info jenis batuan yang turut terinjeksi arus listrik pada kedalaman yang lebih besar.

Dengan pemikiran bahwa kedalaman lapisan batuan yang sanggup ditembus oleh arus listrik ini serupa bersama dengan separuh berasal dari jarak AB yang biasa disebut AB/2 (bila digunakan arus listrik DC murni), maka diperkirakan dampak dari injeksi aliran arus listrik ini berbentuk 1/2 bola bersama jari-jari AB/2.

mumnya metoda geolistrik yang kerap digunakan adalah yang mengfungsikan 4 buah elektroda yang terdapat dalamsatu garis lurus dan juga simetris pada titik tengah, yaitu 2 buah elektroda arus (AB) di anggota luar dan 2 buah elektroda ntegangan (MN) di anggota dalam.

Kombinasi berasal dari jarak AB/2, jarak MN/2, besarnya arus listrik yang dialirkan dan juga tegangan listrik yang berlangsung bakal didapat suatu harga tahanan jenis semu (‘Apparent Resistivity’). Disebut tahanan style semu sebab tahanan model yang termasuk tersebut merupakan kombinasi berasal dari banyak susunan batuan di bawah permukaan yang di lewati arus listrik.

Bila satu set hasil pengukuran tahanan tipe semu berasal dari jarak AB terpendek sampai yang terpanjang selanjutnya dilukiskan terhadap grafik logaritma ganda bersama dengan jarak AB/2 sebagai sumbu-X dan tahanan style semu sebagai sumbu Y, maka bakal didapat suatu bentuk kurva knowledge geolistrik. Dari kurva knowledge selanjutnya bisa dihitung dan diduga pembawaan susunan batuan di bawah permukaan.

KEGUNAAN GEOLISTRIK

Mengetahui karakteristik lapisan batuan bawah permukaan sampai kedalaman kira-kira 300 m benar-benar berguna untuk mengerti bisa saja terdapatnya susunan akifer yakni lapisan batuan yang merupakan susunan pembawa air. Umumnya yang dicari adalah ‘confined aquifer’ yakni susunan akifer yang diapit oleh lapisan batuan kedap air (misalnya susunan lempung) terhadap bagian bawah dan anggota atas. ‘Confined’ akifer ini membawa ‘recharge’ yang relatif jauh, sehingga ketersediaan air tanah di bawah titik bor tidak dipengaruhi oleh perubahan cuaca setempat.

Geolistrik ini dapat untuk mendeteksi terdapatnya lapisan tambang yang membawa kontras resistivitas bersama lapisan batuan pada bagian atas dan bawahnya. Bisa termasuk untuk mengetahui perkiraan kedalaman ‘bedrock’ untuk fondasi bangunan.

Metoda geolistrik termasuk mampu untuk menduga terdapatnya panas bumi (geotermal) di bawah permukaan. Hanya saja metoda ini merupakan salah satu metoda bantu berasal dari metoda geofisika yang lain untuk mengerti secara tentu keberadaan sumber panas bumi di bawah permukaan.

KONFIGURASI

Metoda geolistrik terdiri berasal dari sebagian konfigurasi, seandainya yang ke 4 buah elektrodanya terdapat didalam satu garis lurus bersama posisi elektroda AB dan MN yang simetris pada titik pusat terhadap kedua sisi yaitu konfigurasi Wenner dan Schlumberger. Setiap konfigurasi membawa metoda perhitungan tersendiri untuk sadar nilai ketebalan dan tahanan jenis batuan di bawah permukaan. Metoda geolistrik konfigurasi Schlumberger merupakan metoda favorit yang banyak digunakan untuk mengetahui karakteristik lapisan batuan bawah permukaan bersama dengan cost survei yang relatif murah.

Umumnya lapisan batuan tidak mempunyai sifat homogen sempurna, seperti yang dipersyaratkan pada pengukuran geolistrik. Untuk posisi lapisan batuan yang terletak dekat bersama dengan permukaan tanah akan amat berpengaruh terhadap hasil pengukuran tegangan dan ini dapat membuat knowledge geolistrik jadi menyimpang berasal dari nilai sebenarnya. Yang sanggup merubah homogenitas lapisan batuan adalah fragmen batuan lain yang menyisip pada lapisan, segi ketidakseragaman dari pelapukan batuan induk, material yang terkandung terhadap jalan, genangan air setempat, perpipaan berasal dari bahan logam yang sanggup menghantar arus listrik, pagar kawat yang terhubung ke tanah dsbnya.

‘Spontaneous Potential’ yaitu tegangan listrik alami yang umumnya terdapat pada susunan batuan disebabkan oleh ada larutan penghantar yang secara kimiawi mengundang perbedaan tegangan terhadap mineral-mineral dari lapisan batuan yang tidak serupa juga bakal menyebabkan ketidak-homogenan susunan batuan. Perbedaan tegangan listrik ini biasanya relatif kecil, tetapi jikalau digunakan konfigurasi Schlumberger bersama jarak elektroda AB yang panjang dan jarak MN yang relatif pendek, maka ada mungkin tegangan listrik alami tersebut turut menyumbang terhadap hasil pengukuran tegangan listrik terhadap elektroda MN, agar information yang terukur jadi tidak cukup benar.

Untuk mengatasi terdapatnya tegangan listrik alami ini hendaknya sebelum ditunaikan pengaliran arus listrik, multimeter diset pada tegangan listrik alami tersebut dan kedudukan awal berasal dari multimeter dibikin jadi nol. Dengan demikian alat ukur multimeter dapat membuktikan tegangan listrik yang benar-benar diakibatkan oleh pengiriman arus terhadap elektroda AB. Multimeter yang mempunyai layanan seperti ini cuma terkandung terhadap multimeter bersama dengan akurasi tinggi.

Konfigurasi Wenner

Pengukuran ini dilaksanakan bersama langkah letakkan titik titik elektroda bersama beda jarak satu serupa lain yang sama. Elektroda yang bersebelahan bakal berjarak mirip (AM = MN = NB = a). Konfigurasi ini punyai berlebihan di dalam kecermatan pembacaan gara-gara punya nilai eksentrisitas yang tidak terlalu besar atau bernilai sebesar 1/3. metode ini juga tidak benar satu metode bersama dengan sinyal yang bagus. Kelemahan berasal dari metode ini adalah tidak dapat mendeteksi homogenitas batuan di dekat permukaan yang sanggup berpengaruh pada hasil perhitungan. tak sekedar itu, metode ini perlu ongkos yang lebih mahal terkecuali dibandingkan bersama konfigurasi yang lain sebab tiap tiap berpindah, maka kabel kudu diganti dengan yang lebih panjang.

Konfigurasi Schlumberger

Pengukuran ini dilaksanakan dengan langkah yang serupa dengan Wenner, tapi jarak elektroda arus bisa diubah tidak serupa bersama dengan jarak elektroda potensial. Nilai eksentrisitas dari konfigurasi ini bisa berkisar pada 1/3 atau 1/5. Apabila elektroda arus yang dipindah udah melalui batas eksentrisitas, mesti ditunaikan shifting pada elektroda potensial agar nilai yang didapatkan tetap bisa terbaca.

konfigurasi schlumberger kebanyakan digunakan untuk sounding, yakni pengambilan knowledge yang difokuskan secara vertikal. Kelebihan dari konfigurasi ini adalah mampu mendeteksi adanya non-homogenitas lapisan batuan pada permukaan bersama cara membandingkan nilai resistivitas semu disaat shifting. Sedangkan kelemahannya adalah pembacaan terhadap elektroda MN kecil dikala AB berada benar-benar jauh, hampir lewat batas eksentrisitasnya.

Konfigurasi Dipole-Dipole

Pengukuran ini dilakukan dengan cara yang terlalu berbeda bersama dengan dua konfigurasi diatas. Elektroda potensial ditaruh berjauhan bersama dengan jarak na berasal dari elektroda arus.

kelebihan dari konfigurasi ini adalah cost yang dikeluarkan tidaklah mahal kecuali dibandingkan bersama wenner dan schlumberger. konfigurasi ini terhitung sanggup digunakan untuk mapping, yakni pengukuran yang memfokuskan hasil secara lateral. untuk kekurangannya adalah konfigurasi ini miliki kualitas isyarat yang jelek kecuali dibandingkan wenner dan schlumberger. Selain dipole-dipole kami dapat lakukan pengurangan elektroda agar konfigurasi selanjutnya jadi pole-dipole (pengurangan 1 elektroda) atau pole-pole (2 elektroda).

MANFAAT PENGUKURAN JASA GEOLISTRIK

Hasil data pengukuran geolistrik berwujud tahanan tipe sanggup dimanfaatkan untuk kebutuhan:

Geologi Teknik untuk mengerti tebal lapisan lapuk, type batuan, susunan geologi serta porositas dan permeabilitas batuan untuk penentuan konstruksi.

Pertambangan, untuk jelas persebaran mineral di didalam susunan tanah.

Minyak untuk menyadari ketebalan lapisan lapuk di dalam penentuan pemasangan bor, struktur susunan serta style batuan.

Arkeologi untuk paham situs-situs peninggalan sejarah yang terpendam di dalam tanah.

Geologi regional suatu wilayah baik struktur geologi maupun stratigrafinya.

Hidrologi, untuk melacak akuifer atau sumber air tanah atau paham intrusi air laut.

PSEUDO-DEPTH

Tiap konfigurasi punyai kedalaman semu maksimum yang bisa ditembus:

  • Wenner: konfigurasi ini mempunyai kedalaman semu sebesar 1/3 dari bentangan AB
  • Schlumberger: konfigurasi ini punya kedalaman semu sebesar 1/5 berasal dari bentangan AB
  • Dipole-Dipole: Konfigurasi ini punyai kedalaman semu sebesar MN(n+1)/2